Peningkatan Jumlah Pengunjung Melalui Pagelaran Atraksi Kesenian Di Obyek Wisata Natuna

Dalam rangka mengembangkan potensi pariwisata khususnya seni budaya, Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna rutin melakukan kegiatan atraksi pertunjukan seni di obyek wisata potensial yang menjadi unggulan Natuna. Rencananya kegiatan atraksi seni budaya tersebut mulai digelar sempena peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 71 pada tanggal 17 Agustus 2016 yang akan datang. Materi atraksi diarahkan pada penampilan sanggar-sanggar seni yang ada di Kabupaten Natuna khususnya yang berada di Pulau Bunguran. Adapun sanggar-sanggar seni tersebut akan menampilkan berbagai jenis hiburan rakyat mulai dari tari-tarian tradisional melayu Natuna dan tari kreasi, lagu-lagu melayu, pop dan yang berirama dangdut. Selain itu juga akan ditampilkan kesenian tradisional seperti tari topeng, lang-lang buana, permainan alu dan atraksi menghibur lainnya. Tujuan penyelenggaraan kesenian tersebut adalah untuk menghidupkan kembali semangat masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengembangkan seni hiburan rakyat dan melestarikan kesenian-kesenian yang sudah mulai jarang ditampilkan di khalayak ramai. Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya antusiasme masyarakat Natuna terutama yang berdomisili di kota Ranai dan sekitarnya cukup besar dalam menyaksikan pertunjukan seni budaya yang digelar oleh Dinas Pariwisata. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya hiburan yang diselenggarakan di Ranai, sehingga masyarakat seperti haus akan hiburan audio visual melalui pagelaran atraksi seni. Untuk memeriahkan HUT RI tahun ini Dinas Pariwisata akan menggelar hiburan pada siang hari setelah Upacara Memperingati HUT RI yang dipusatkan penyelenggaraannya pada pagi hari di Lapangan Pantai Kencana Ranai. Atraksi hiburan yang ditampilkan merupakan hasil kreativitas dari beberapa sanggar seni yang ada di Ranai. Selanjutnya atraksi akan dilakukan sebulan sekali bertempat di lokasi obyek wisata unggulan yang ada di Natuna seperti Pantai Tanjung dan Batu Kasah. Agar tepat sasaran, kegiatan tersebut hendaknya dilakukan di lokasi yang menjadi andalan pariwisata agar pengunjungnya semakin banyak. Sehingga ekonomi masyarakat sekitar obyek wisata menjadi meningkat pendapatannya dari hasil usaha berjualan kuliner atau penyewaan kebutuhan rekreasi lainnya. Selain itu diharapkan agar obyek wisata yang dikunjungi menjadi lebih populer dari sebelumnya dengan adanya atraksi kesenian tersebut. Sehingga tujuan dari dilaksanakannya kegiatan atraksi seni pada obyek wisata tersebut dapat tercapai yakni mampu mempromosikan obyek wisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan lokal. (Kabid Promosi/Hafiz). **
Share This :