Kategori: BUNGURAN BARAT

  • Bupati dan Wakil Bupati Natuna Hadiri Festival Pase Maghos, Sedanau

    Bupati dan Wakil Bupati Natuna Hadiri Festival Pase Maghos, Sedanau

    Bupati dan Wakil Bupati Natuna hadiri event Festival Pase Maghos yang dilaksanakan di Pulau Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat,  Senin (24/4/2023). Event ini dilaksanakan oleh Pokdarwis Aurora Sedanau dan merupakan event perdana. Ketua Panitia Festival Pase Maghos, Frengki bersama anggota mencoba untuk mempromosikan Pase Maghos lewat event tersebut. Beberapa cabang lomba digelar, diantaranya Ciau/Pacu Jungkong, Tangkap Bebek dan Jung Kate. Ciau Jungkong dan Jung Kate merupakan perlombaan tradisional. Pengunjung datang berbondong-bondong untuk menyaksikan lomba yang sudah lama tidak digelar. Karena Jung Kate, salah satu cabang lomba yang sudah lama tidak terlihat. Lomba Jung Kate. Lomba Ciau Jungkong. Bupati Natuna Wan Siswandi,

    Read More

  • Dispar Natuna Dukung Festival Pase Maghos

    Dispar Natuna Dukung Festival Pase Maghos

    Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Aurora Sedanau Kecamatan Bunguran Barat akan menggelar event Festival Pase Maghos yang akan dilaksanakan di Sedanau pada tanggal 24 April 2023. Pada event ini akan dilaksanakan juga beberapa perlombaan tradisional Natuna seperti Jung Kate, Ciau/Pacu Jungkong dan Lomba Tangkap Bebek.   Tujuan dari dilaksanakan event ini untuk mempromosilkan keindahan Pase Maghos dan melestarikan permainan tradisonal Natuna. Agar generasi milenial tidak lupa akan jenis permainan tradisional Natuna. Selain itu juga memberikan kesempatan kepada pelaku industri pariwisata seperti penjual makanan dan minuman meningkatkan ekonominya.   Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna H. Hardinansyah, SE, M.Si memberikan dukungan dan arahan

    Read More

  • Mantau Kekah (Kekah Watching) di Desa Mekar Jaya

    Mantau Kekah (Kekah Watching) di Desa Mekar Jaya

    Kekah adalah hewan primata langka yang hanya ada di daerah Kabupaten Natuna yakni pulau Bunguran Besar. Nama ilmiah primata ini adalah Presbytis natunae. Satwa endemik ini masuk daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN). Organisasi persatuan internasional untuk konservasi alam dan sumber daya alam, berstatus rentan punah atau vulnerable (VU) dan termasuk 25 jenis primata yang hampir punah. Salah satu penyebab ancaman kepunahan primata ini adalah hilangnya habitat akibat konversi lahan dan perburuan liar yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sebagai salah satu primata endemik Natuna, tentu kekah harus menjadi perhatian semua pihak untuk menjaminkelestariannya agar

    Read More

  • Asal Nama Keramat Binjai di Bunguran Barat.

    Asal Nama Keramat Binjai di Bunguran Barat.

    NATUNA – Binjai yang berada di Kecamatan Bunguran Barat memiliki Destinasi Wisata Sejarah. Lebih di kenal dengam sebutan Keramat Binjai. Pulau kecil ini disebut Keramat Binjai karena dulunya ada seorang pemuda alim melalukan ritual agama di pulau tersebut. Singkat cerita, pemuda alim tersebut tidak terlihat lagi semenjak melakukan ritual agama di pulau tersebut. Oleh karena keberadaannya terakhir di pulau kecil itu, maka oleh masyarakat di jadikan pulau keramat sehingga di sebut Keramat Binjai. Selain mengandalkan wisata sejarah, kini juga sudah dibangun Boardwalk oleh Pemerintah Desa Binjai. Boardwalk tersebut dibangun agar pengunjung yang datang di Keramat Binjai juga bisa menyusuri hutan mangrove

    Read More

  • Wisata Religi Keramat Binjai Mulai Dikembangkan

    Wisata Religi Keramat Binjai Mulai Dikembangkan

    Pengembangan daya tarik wisata terus digalakan. Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat telah membuat terobosan baru dalam upaya pengembangan potensi wisata. Sebuah Pulau Kecil yang berada di Desa Binjai memiliki nilai history religi yang belum diketahui banyak orang. Dipulau kecil tersebut terdapat sebuh keramat yang dikenal dengan Keramat Binjai. Untuk sampai di Keramat Binjai pengunjung harus menyeberang dengan pompong tradisional dengan perkiraan waktu 15 menit dari pelabuhan Desa binjai. Pulau kecil ini disebut sebagai Keramat Binjai karena dulunya ada seorang lelaki sangat soleh/alim yang bersemedi di pulau tersebut. Semenjak ia bersemedi lelaki tersebut tidak kembali, oleh karena itulah masyarakat setempat menjadikan

    Read More

  • Mangrove Mekar Jaya Terus Berbenah Untuk Datangkan Pengunjung

    Mangrove Mekar Jaya Terus Berbenah Untuk Datangkan Pengunjung

    Desa Mekar jaya, buat masyarakat Natuna nama ini sekarang sudah tidak asing lagi, semenjak destinasi wisata mangrove yang berada di desa ini seketika menjadi viral di Natuna pada bulan Juli tahun 2019. Destinasi wisata mangrove Desa Mekar Jaya berjarak sekitar 70 km dari Kota Ranai, dengan jarak tempuh kurang lebih 1jam 30 menit. Mangrove park Desa Mekar Jaya ini mulai ditata sejak September 2018, melalui swadaya masyarakat desa berhasil membangun 120 meter jalur pejalan kaki di sepanjang bibir sungai hutan mangrove mereka. Maret 2019 sebuah restoran berbentuk kepiting selesai dibuat. Semangat ini disambut baik oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten

    Read More

  • Pantai Pasir Marus

    Pantai Pasir Marus

    Pantai Pasir Marus terletak di Kecamatan Bunguran Barat tepatnya di Pulau Sedanau sangat terkenal di kalangan masyarakat sebagai obyek wisata utama di Pulau Sedanau. Dari Natuna Besar, agar bisa menyeberang ke Sedanau, Anda bisa menumpang kapal feri dari Pelabuhan Binjai. Dari Ranai, ibukota Kabupaten Natuna yang terletak di sisi timur Natuna Besar, butuh waktu sekitar 45 menit berkendara menuju Pelabuhan Binjai yang ada di sisi barat. Anda bisa menumpang angkutan khusus menuju Pelabuhan Binjai dengan ongkos Rp 25.000. Tarif penyeberangan ke Sedanau Rp 36.000 per orang. Namun, jangan membayangkan kapal feri besar yang biasa Anda tumpangi ketika menyeberangi Selat Sunda.

    Read More