Pemda Natuna dan Universitas Binus Lakukan FGD Pengembangan Pariwisata Natuna.

Pemerintah Natuna mengadakan Forum Group Discussion (FGD) bersama Universitas Bina Nunsantara(Binus) di Kabupaten Natuna, Senin (8/8/2022). Acara ini dilaksanakan ruang rapat dilantai 2 Kantor Bupati Natuna. Bupati Natuna Wan Siswandi didampingi Sekda Natuna Boy Wijanrko memimpin langsung diskusi yang maksud.  Tujuan dari FGD dilaksanakan adalah untuk menentukan strategi-strategi dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Natuna.

Pembicara pada pertemuan ini adalah Dr. Yi Ying, M.Lit, M.Pd yang merupakan Lektor Kepala Universitas Bina Nusantara dan Prof. Dr. jur. Stefan Koos dari Universität der Bundeswehr München, Jerman. Ada beberapa perhatian yang dapat dilakukan untuk pengembangan pariwisata Natuna menurut pembicara, yaitu:

  1. Fokus pada perencanaan pengembangan pariwisata.
  2. Konsep pariwisata yang diinginkan dengan pelaksanaannya yang konsisten atau selaras.
  3. Perlindungan dan pelayanan terhadap wisatawan.
  4. Mewujudkan quality tourism.
  5. Mengetahui target marketing dan juga mengetahui asal dari wisatawan karena dengan mengetahui hal tersebut, kita bisa memberikan wisata yang diharapkan oleh wisatawan.
  6. Memadukan wisatawan dengan masyarakat dan budaya lokal serta tetap saling menghormati.

Untuk memudahkan dalam menentukan target pasar, harus dipilah dulu siapa yang akan tertarik menuju Natuna. Agar mudah dalam mengemas paket wisata yang akan ditawarkan. “Wisatawan yang akan kita datangkan harus kita tentukan terlebih dahulu, apakah yang berasal dari Asia, Eropa atau Arab”, jelas Yi Ying.

Selanjutnya Prof. Dr. jur. Stefan Koos juga menyampaikan terkait wisata maritim yang cukup mempesona Natuna. Dengan potensi wisata bahari yang luar biasa maupun BMKT yang begitu menarik. “Natuna memiliki potensi wisata bahari yang sangat luar biasa, seperti Barang Muatan Kapal Tenggelamnya tersebar di laut Natuna. Namun perlu menjadi perhatian apakah kita mampu untuk menjaga atau mempertahankan BMKT tersebut tetap ada dan terjga dengan kurun waktu yang lama”, tegas Prof. Dr. jur. Stefan Koos.

Dalam kesempatan ini pihak hotel Adiwana Jelita Sejuba dan Natuna Dive Resort juga melakukan diskusi langsung kepada Prof. Dr. jur. Stefan Koos dengan menggunakan bahasa inggris terkait langkah yang dipersiapkan untuk tamu yang akan datang di Natuna mengingat masyarakat Natuna yang mayoritasnya muslim.

FGD ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisat Natuna  (Hardinansyah), Kepala Badan Perencanaan Daerah (Mustafa), Asisten 1 (Basri) dan pelaku jasa usaha pariwisata. Selanjutnya acara ini ditutup dengan penyerahan cindera mata dan foto bersama, (ITN)

Share This :