PESONA MANGROVE NATUNA

Sobat wisata, kita semua mungkin sudah mengenal hutan bakau yang biasa tumbuh di pesisir pantai. Tumbuhan ini dulu sering dipakai oleh masyarakat lokal sebagai bahan kayu bakar, namun sekarang hutan bakau ini sudah dilarang ditebang sembarangan dan termasuk hutan dilindungi negara.  Namun demikian tanaman hutan mangrove ini bisa dimanfaatkan dan dijadikan sebagai potensi wisata dan salah satunya yaitu sebagai tempat wisata alam, wisata edukasi dan wisata petualangan.

Di Kabupaten Natuna sejak tahun 2019 sampai saat ini, ada 4 (empat) lokasi hutan mangrove yang sudah dijadikan objek wisata dan sebagai alternatif pilihan mengisi aktivitas wisata, yaitu sebagai berikut :

  1. Wisata Mangrove Pering berlokasi di Pering Kelurahan Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur.
  2. Wisata Mangrove Air Batang berlokasi di Desa Wisata Mekar Jaya Kec. Bunguran Barat.
  3. Wisata Mangrove Semintan berada di lokasi Desa Wisata Pengadah Kecamatan Bunguran Timur Laut.
  4. Wisata Mangrove Setengar, berada di lokasi Desa Wisata Cemaga Selatan Kecamatan Bunguran Selatan.

Ke 4 (empat) lokasi Wisata Mangrove ini memiliki daya tarik dan dapat dijadikan Spot Foto dengan nuansa gazebo yang berbeda-beda. Disangping itu fasiltas dan atraksi yang disuguhkan seperti menyusuri boardwalk terbuat dari kayu, menginap di pondok wisata dengan nuansa hutan bakau, atraksi susur mangrove dengan speed boat, menikmati kuliner khas mangrove berupa kepiting bakau dan juga kue hasil inovasi dari buah bakau, membaca buku di perpustakaan yang berada ditengah kawasan hutan bakau, semua itu ada di Natuna disalah satu masing-masing tempat Wisata Mangrove tersebut.

Nah, Yuk sobat wisata,,  kunjungi Wisata Mangrove di Natuna mungkin bisa jadi pilihan kegiatan wisata anda minggu ini (WarN).

   
INTRODUCE MANGROVE TOURISM IN NATUNA

 Traveler friends, we may all be familiar with the mangroves that grow along the coast. Before, people used this plant as firewood, but now this mangrove forest has been prohibited from being cut down indiscriminately and is included in the state-protected forest. Nevertheless, these mangrove forests can be utilized and used as tourism potential, such as, natural tourist spots, educational tourism, and adventure tourism.

Natuna Regency now has four mangrove forest tourist destinations as of 2019. These can be the alternative options for doing tourism activities, namely:

  1. Pering Mangrove Tourism is located in Pering, Bandarsyah Sub-district, East Bunguran District.
  2. Air Batang Mangrove Tourism is located in Mekar Jaya Tourism Village, West Bunguran Sub-district.
  3. Semintan Mangrove Tourism is located in Pengadah Tourism Village, Northeast Bunguran Sub-district.
  4. Setengar Mangrove Tourism is located in South Cemaga Tourism Village, South Bunguran Sub-district.

The four Mangrove Tourism locations each have their own unique charm and photo spots with varying gazebo nuances. Facilities and attractions are available in each mangrove forest. To sum it up, walking on a wooden boardwalk, staying at a tourist lodge with a mangrove forest nuance, sightseeing the mangroves by speed boat, enjoying mangrove specialties like mangrove crabs and also cakes made from mangrove fruit, and reading books in the library, which is in the middle of a mangrove forest area, were all part of the mangrove experience. Each mangrove forest has its own facilities and attractions.

So, please come to Natuna and visit these mangrove areas as one of your getaway alternatives this week (WarN).

Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *