Antusias Warga Natuna Datangi Bazar Buah Sebadai Hulu

Bazar Buah Sebadai Hulu merupakan bazar buah pertama yang digelar di Natuna. Bazar ini digelar oleh mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna di Desa Sebadai Hulu pada Minggu (11/01/2026).

Bazar Buah Sebadai Hulu merupakan bazar yang mengakomodir buah lokal di desa ini  seperti durian, rambutan, manggis, dan cempedak. Pada bazar ini juga menjual makanan olahan tradisional seperti lempuk, sagu butir, sagun ubi dan lainnya.

Antusiasme masyarakat terhadap bazar ini sangat tinggi terlihat dari stok buah dan makanan olahan yang dijajakan terjual dalam waktu singkat. Irfan Kurniawan selaku ketua KKN STAI Natuna Posko 6 Desa Sebadai Hulu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengunjung yang telah berkunjung dan memeriahkan festival ini serta memohon maaf karena stok buah yang disediakan telah habis terjual, sehingga belum bisa melayani seluruh pengunjung yang hadir.

Semoga bazar ini dapat menjadi kegiatan tahunan dan diselenggarakan kembali dengan lebih meriah serta persediaan yang lebih banyak di tahun-tahun berikutnya, baik oleh pihak mahasiswa KKN ataupun pihak desa sehingga masyarakat lokal dapat memasarkan hasil panennya. (ITN)

 
Natuna People’s Enthusiasm for coming to the Sebadai Hulu Fruit Bazaar

Sebadai Hulu Fruit Bazaar is the first fruit bazaar held in Natuna. The Student Community Service Program (KKN) of Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna held this bazaar in Sebadai Hulu Village on Sunday (Jan 11, 2026).

Sebadai Hulu Fruit Bazaar was a bazaar offering local fruits from the village, such as durian, rambutan, mangosteen, and cempedak. The bazaar also offered traditional processed food such as lempuk, sago grains, cassava sagun, and other local delicacies.

The fruits and food items were sold out quickly due to the community’s high enthusiasm. Irfan Kurniawan, the leader of the 6th post of KKN STAI Natuna, Sebadai Hulu Village, expressed his gratitude for every visitor who livened up the festival. He also extended an apology, as the fruit supplies had completely sold out; therefore, he was unable to accommodate all visitors.

Hopefully, this fruit bazaar will be an annual event and be more festive with a larger supply planned in the coming years, held by the KKN students or village authorities so that the local residents are able to sell their crops.

Share This :