Semarak Tari Topeng dan Permainan Alu Pada HUT RI ke 77 di Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur Laut menggelar perayaan HUT RI ke-77 dengan meriah setelah selama 2 tahun sebelumnya tidak ada perayaan HUT RI karena Covid-19. Pada perayaan ini, terdapat festival kesenian budaya khas Natuna, yaitu permainan alu, gendang silat, dan tari topeng. Festival ini diadakan mulai dari siang hingga sore hari. Kesenian budaya ini ditampilkan oleh perwakilan dari masing-masing desa yang ada di Kec. Bunguran Timur Laut, seperti Pemuda pemudi Desa Limau Manis dan ibu-ibu dari Desa Ceruk yang menampilkan permainan alu, Desa Tanjung dan Desa Limau Manis yang menampilkan gendang silat, Desa Selemam dan Desa Limau manis yang menampilkan tari topeng.

Berbicara tentang festival kesenian yang ditampilkan pada Perayaan HUT RI Ke-77 di Kecamatan Bunguran Timur Laut, berikut ini merupakan penjelasan tentang kesenian tersebut.

  PERMAIAN ALU

Permainan alu merupakan permainan musik yang menggunakan alu dan lesung. Permainan alu bermula dari perayaan pesta panen dari masyarakat setempat. Permainan ini dilakukan sebagai bentuk sukacita masyarakat atas hasil panen. Permainan alu ini dimainkan oleh tujuh orang, yang mana 3 orang menumbuk ke dalam lesung dan 4 orang menumbuk di bibir lesung. Alunan suara hentakan anak alu yang memiliki berbagai macam ukuran menimbulkan alunan-alunan nada yang khas dan indah. Alunan-alunan nada merdu ini menciptakan lagu yang enak didengar. 

  GENDANG SILAT

Silat merupakan seni bela diri tradisional di Indonesia. Silat tradisional Natuna memiliki iringan musik gendang yang disebut dengan Gendang silat. Gendang silat seringkali dimainkan oleh dua orang. Gendang silat ini biasanya dilakukan dalam suatu acara untuk menyambut tamu.

  TARI TOPENG

Tari topeng merupakan tarian yang menceritakan cerita rakyat yang ada di Natuna. Tari ini memiliki fungsi untuk pengobatan orang sakit. Dalam tampilan ada tiga pola gerak dalam Tari Topeng, yakni tari tangan, tari kain dan tari piring. Dalam cerita tari topeng ini, alkisah terdapat seorang putri raja yang jatuh sakit. Sakit yang dialami putri raja ini cukup lama dan belum juga ditemui obat untuk penyakitnya. Suatu hari, dari arah hutan terdengar suara musik dan tarian. Dikatakan bahwa penyakit sang putri akan sembuh apabila sang putri menyaksikan tarian ini. Maka, sang raja menitahkan untuk memanggil para penari dari hutan tersebut. Penari hutan setuju untuk tampil namun dengan syarat bahwa mereka tetap menggunakan topeng saat menari. Tiba disaat mereka menari, sang putri yang sakit tersebut sembuh setelah melihat penampilan mereka. (ITN)



Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *