Wakil Bupati Natuna Buka Pelatihan Tata Kelola, Bisnis, dan Pemasaran Destinasi Pariwisata.

Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna laksanakan pembukaan kegiatan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis, dan Pemasaran Destinasi Pariwisata, Senin (31 Oktober 2022).

Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran pentng dalam pembangunan perekonomian nasional maupun daerah. Kemajuan dan kesejahteraan ekonomi yang semakin tinggi telah menjadikan pariwisata sebagai bagian pokok dari kebutuhan atau gaya hidup manusia. Menggerakkan mata rantai ekonomi yang saling berkaitan dan menjadikan industri jasa yang memberikan kontribusi penting bagi perekonomian dunia, perekonomian negara bahkan peningkatan kesejahteraan ekonomi ditingkat masyarakat lokal.

Kabupaten Natuna memiliki potensi pariwisata yang luar biasa dan menjadi tujuan wisata yag harus diperhitungkan. Untuk itu, perlu dilakukan pengelolaan secara komprehensif agar menjadikan natuna sebagai destinasi pariwisata yang berdaya saing, dengan cara  melakukan tata kelola, pengelolaan bisnis dan juga pemasaran destinasi pariwisata. Pengelolaan tersebut semata-mata untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat yang berada di sekitar destinasi wisata. Untuk itu, pengembangan ekonomi pariwisata berbasis masyarakat dapat diwujudkan dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan pariwisata.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kemampuan para pengelola daya tarik wisata, desa wisata, dan destinasi pariwisata lainnya dalam melakukan tata kelola, bisnis, dan pemasaran destinasi pariwisata.

Pelatihan ini dibuka langsung Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda denga mengucapkan Bismillahirohmanirrohim. “Bismilahirrohmannirohim, Pelatihan Tata Kelola, Bisnis, dan Pemasaran Destinasi Pariwisata Tahun 2022 Saya Buka Secara Resmi”, ucap Wakil Bupati Natuna.

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda dalam sambutannya menyampaikan sektor pariwisata bisa memberi kontribusi dalam kemajuan pembangunan daerah. “sektor pariwisata kita diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pembangunan daerah”, ungkap Wakil Bupati Natuna. Selain itu Rodhial Huda juga menjelas beberapa unsur yang harus dipenuhi dalam pengembangan destinasi pariwisata. “Ada 4 (empat) unsur yang harus dipenuhi dalam mengembangkan sebuah destinasi pariwisata yakni, aksesibilitas, atraksi, amenitas dan juga kesiapan sumber daya manusia sebagai pengelola”, tambah Rodhial Huda.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Natuna dan destinasi wisata Pantau Batu Kasah dilanjutkan di Teluk Depeh. Dua hari pembekalan materi dan 1 hari kunjungan lapangan. Sedangkan narasumber dari Adiwana Jelita Sejuba dan Rich Tour & Travel Batam. Peserta yang ikut dalamn pelatihan ini terdiri atas pengelola daya tarik wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), penggerak pariwisata, perwakilan dari Kecamatan Serasan Timur, Midai, Pulau Tiga Barat, Bunguran Barat, Bunguran Utara, Dan Pulau Laut.

Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna Hardinansyah, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna Supardi, Narasumber, pejabat dan staf Dinas Pariwisata Natuna. (DT)

Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *