Geopark Natuna berhasil melewati tahapan penilaian seleksi kandidat Aspiring UNESCO Global Geopark (UGGp). Hal ini diumumkan berdasarkan Surat Kementerian PPN/Bappenas RI Nomor T-12031/D.07/PP.06.02/06/2026 yang menyatakan bahwa Geopark Natuna ditetapkan sebagai Kandidat UGGp tahun 2026.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Geopark Natuna memiliki potensi keragaman geologi, hayati, dan budaya yang dinilai layak untuk dikembangkan. Pengembangan geopark tidak hanya berfokus pada konservasi dan edukasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar sebagai bentuk pembangunan berkelanjutan.
Salah satu sektor yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan geopark adalah pariwisata. Kehadiran geosite yang memiliki daya tarik dan aktivitas wisata yang berbeda-beda membuka peluang untuk wisata alam, wisata edukasi, wisata minat khusus, wisata budaya, hingga geowisata berbasis interpretasi geologi. Selain geosite, biosite di Geopark Natuna juga mendukung wisata alam dan wisata edukasi yang memperkenalkan keragaman hayati dan konservasi lingkungan.
Pencapaian ini tidak terlepas dari hasil kerja sama antara pemerintah, akademisi, komunitas masyarakat, badan usaha, dan media massa yang berkomitmen dalam mengembangkan Geopark Natuna. Keberhasilan ini menjadi tahap awal Geopark Natuna untuk menuju UNESCO Global Geopark.
Pengembangan Geopark Natuna diharapkan mampu memperkuat promosi daerah, meningkatkan kunjungan wisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal dengan pengelolaan kawasan yang berkelanjutan.(ITN)

